OdyDasa

berbaring, tertidur, bertelur

Archive for the 'Sosio-Kultur' Category

Sambel Tumpang, Sambel Lethok

Sehabis berkelana di blog seorang teman, Wibisono, dan membaca tulisan dia mengenai sambel tumpang, jadi tertarik untuk berkomentar. Komentar saja, bukan tulisan tersendiri. Selama ini aku pikir sambel tumpang alias sambel lethok tuh budaya Merapi-Merbabu, jebulaknya di sragen juga terkenal luas to… Selama ini aku punya teori, bahwa di daerah Klaten-Boyolali-Salatiga, sambel tumpang sangat akrab, tapi ketika [...]

22 March 2010 at 18:28 - Comments
nah...bubur tumpang yang kusuka... nyam...nyam...nyam barusan sore tadi mbubur tumpang, di samping tempat praktek istriku
30 July 10 at 21:30
nang bandung ra ono yo kang??
19 August 10 at 04:25

Kejawen (Bagian Awal)

Kejawen, pembentukan katanya berasal dari kata Jawi (artinya adalah Jawa, tetapi dalam tingkat bahasa yang halus/ tinggi) diimbuhi ke-an, menjadi kejawian (seperti pembentukan kata “kasepuhan“). Kata kejawian ini, dengan keluwesan “lidah orang Jawa”, meluruh menjadi kejawen . Kejawian atau kejawen memiliki arti yaitu segala sesuatu yang berhubungan dengan Jawi atau Jawa –dalam hal ini orang Jawa–, [...]

1 March 2007 at 18:32 - Comments
kejawen salah satunya juga pemahaman rotasi planet terutama yang termasuk kehidupan di bumi . adalah menghargai semua bentuk kehidupan , ...
15 July 09 at 06:23
yah, semacam kearifan lokal yang kurang-berani diuji kebenarannya dalam khasanah ilmu pengetahuan... setuju. tapi aku masih berani kok...
3 April 10 at 16:15

Ilmu, Klenik, dan Tradisi-tradisi Tua Islam-Jawa (3)

Budaya Terbuka v.s. Budaya Gedibal: Kejawen Perlu Diluruskan Kembali Salah satu keterpurukan masyarakat Jawa adalah akibat terbelenggu oleh klenik dan tahyul. Keterbukaan hati, keluasan wawasan, dan etik kerja rajin masyarakat pesisir (komunitas awal mula Islam di Jawa) tergantukan oleh kepicikan dan kejumudan, yang disokong oleh mitos, klenik, dan tahyul. Kepicikan dan kejumudan yang didasari oleh sikap ambigu; [...]

22 January 2007 at 19:01 - Comments
Silakan klik: http://blog.odydasa.web.id/2007/03/01/kejawen-bagian-awal/
1 March 07 at 18:45
H.David Omar A
once upon a time........
7 May 09 at 08:25

Ilmu, Klenik, dan Tradisi-tradisi Tua Islam-Jawa (2)

Ada ilmu yg telah dilupakan dan yg melupakan menjadi tersesat. Kebodohan dan Ketersesatan Jaman dahulu, orang-orang di jaman itu bisa memahami bagaimana pengaruh alam terhadap kondisi manusia. Sehingga muncul “ilmu” yang memahami pengaruh perubahan-perubahan alam terhadap kondisi manusia, misalkan posisi bulan & matahari, siang & malam, dll. Salah satu pengaruh perubahan alam ini adalah pengaruh kondisi gravitasi [...]

22 January 2007 at 19:00 - Comments

Ilmu, Klenik, dan Tradisi-tradisi Tua Islam-Jawa (1)

Keterpurukan Masyarakat Jawa Peran kerajaan-kerajaan (berlabel) Islam di Jawa –sejak Demak, Cirebon, Banten, Pajang, hingga Mataram yang kemudian pecah menjadi Kasunanan Surakarta (kemudian juga ada Mangkunegaran sebagai sempalannya) dan Kasultanan Ngayogyakarta– pada perkembangan (terutama secara kuantitas) Islam di Jawa bagaimanapun juga tidak bisa diabaikan. Namun, mungkin benar juga kata PAT bahwa salah satu keterpurukan masyarakat Jawa adalah [...]

22 January 2007 at 18:50 - Comments
iwin
wah lha kok isine mung klenik thok ki kepriye to...bersambung lagi..
8 April 08 at 14:34
aribowo
gmn mao belajar ilmu kebatinan yang tanpa pantangan
27 January 09 at 13:17